Rabu, 01 Juli 2015

Apa Kelebihan Mobil Smart

 Apa sih kelebihan mobil smart dibandingkan mobil city car lainnya?
Baca selengkapnya »

Sebelum masuk kedalam,apa sih kelebihan yang di miliki oleh mobil smart ini, penulis ingin mencoba memberi penjelasan, dimana kah posisi kelas dari mobil smart itu sendiri.
Bila dilihat dari cc mobil ini memiliki kapasitas 1000cc banyak orang beranggapan mobil ini masuk kedalam kelas city car,akan tetapi dengan harga yang melebihi mobil jazz dan hanya berisi 2 orang, maka smart merupakan mobil yang super mahal.
Smart pada prinsipnya di indonesia masuk kedalam kelas mobil hobby city car,dimana konsumennya sendiri yang menentukan apakah mobil ini menjadi sebuah mobil hobby atau menjadi sebuah kendaraan mobilitas untuk menembus kemacetan dan jalanan kecil di jakarta.
Apa sih keunikan dari mobil smart?
  1. Smart car merupakan mobil termurah untuk mobil yang hanya memiliki 2 seat.
  2. Smart car juga mobil yang termurah bila anda ingin membeli mobil convertebel dan berkapasitas 2 orang.
  3. Smart car satu-satunyanya mobil city car yang memiliki kapasitas 2 orang, yang tidak dimiliki oleh merek lain.
  4. Smart car satu-satunya mobil dengan harga dibawah 300 juta memberikan pelayanan gratis biaya service,oli dan spare part selama 3 tahun tanpa batasan KM.
  5. Dengan harga di bawah 300 juta anda bisa merasakan sensai transmisi matic tape tronick,dimana pengguna smart meiliki 2 jenis trasmisi, yaitu manual otomatis dan matic.
  6. Satu satunya mobil manual tanpa kopling kaki.
  7. Bila mengalami kerusakan body hanya butuh waktu 1 jam untuk perbaikannya.
  8. Smart car memiliki aura positif, dimana bila dijalan orang lain meilhat mobil smart mereka akan selalu tersenyum dan bilang mobil ini lucu.
  9. Dengan harga di bawah 300 juta anda seudah memiliki saound systeam yang cukup baik dimana dimobil ini di lengkapi dengan 2 speaker,2 tweater dan 1 subwoofer.
  10. Smart car merupakan produk dari mercy yang mengutamakan keselamatan dan kenyamanan untuk safetynya memiliki rangking euro and caps bintang 5

Apa kabar Google Glass??

Kabar mengejutkan datang dari Google. Kacamata pintar buatannya, Glass, akan berhenti dijual pada 19 Januari 2015. Proyek Glass juga dilepas dari divisi Google X yang selama ini mengembangkannya.

Selanjutnya, Glass akan berdiri sebagai divisi tersendiri dalam Google. Mantan eksekutif Apple Tony Fadell ditunjuk sebagai pengawas divisi tersebut. Sementara operasional harian tetap dikelola oleh Ivy Ross.

"Sebagai bagian dari transisi ini, kami menutup Explorer Program sehingga dapat fokus pada rencana berikutnya. 19 Januari akan jadi hari terakhir bagi Glass Explorer Edition," tulis Google Glass dalam akun G+ miliknya.

"Sementara itu kami akan tetap mengembangkannya untuk masa depan. Anda akan mulai melihat Glass masa depan saat mereka sudah siap," imbuhnya.

Dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Jumat (16/1/2015), para developer yang sudah memiliki Glass bisa tetap tenang. Kacamata pintarseharga 1.500 dollar AS (sekitar Rp 18 juta) itu masih bisa digunakan. Namun, piranti lunak di dalamnya tidak akan memperoleh pemutakhiran apapun.

Tak ada kepastian tetantang kapan program Google Glass tersebut kembali dilanjutkan, atau kemungkinan perubahan yang bisa terjadi di masa mendatang.

Saat ini hanya ada desas-desus bahwa Google Glass versi baru akan meluncur pada akhir 2015. Kemungkinan pada ajang tahunan Google I/O.

Perkembangan Teknologi Smartwatch

Wearable device atau perangkat yang bisa dipakai sedang ramai-ramainya di dunia gadget. Perangkat tersebut salah satunya smartwatch atau jam tangan pintar.
Di tahun ini saja merek popular seperti Samsung, Sony dan Motorola sudah berlomba memasarkan smarwatch-nya.

Sedikit menengok ke belakang, sebenarnya smartwatch bukanlah teknologi inovasi yang benar-benar baru. Di tahun 1978 ketika Citizen untuk pertama kalinya mengeluarkan arloji digital dengan feature kalkulator. Disusul oleh Casio dengan arloji kalkulator layar sentuhnya serta Seiko dengan arloji berprosesor.

Tentu saja, fitur-fitur yang ditawarkan jam tangan zaman dahulu belumlah secanggih saat ini. Saat itu, arloji yang dilengkapi kalkulator dan mini-organizer saja sudah dianggap pintar. Seiring waktu berjalan, fungsionalitas yang lebih modern seperti GPS, pemutar musik, dan Wi-Fi mulai diaplikasikan.

Yang harus menjadi catatan, performa smartwatch selama ini tidaklah diwarnai kegemilangan. Bisa dibilang, belum ada smartwatch yang benar-benar menjadi produk massal dan populer dipakai oleh masyarakat. Kendalanya beragam, antara lain daya tahan baterai dan penggunaan yang kurang praktis.

Kendati demikian, era kini sudah berubah. Konsumen tampaknya lebih siap dalam menerima perangkat portabel yang mudah dibawa ke mana-mana seperti wearable computer. Lihat saja kasus komputer tablet. Sudah ada sejak era 1990-an, tapi baru populer sejak Apple mengeluarkan iPad pada tahun 2010.

Nah, apakah kasus komputer tablet dan iPad tersebut akan terulang lagi setelah Apple mengenalkan iWatch malam ini? Waktu yang akan membuktikan. Sebelum itu, mari kita mengilas balik sejarah smartwatch ikonik yang pernah mewarnai dunia komputasi sepanjang 1978 – 2012.

Citizen Scientific Calculator Watch (1978)
Menurut situs Pocketcalculatorshow, arloji digital buatan Citizen ini dijuluki “master of nerd watches”. Layar LCD-nya menampilkan dua baris. Baris pertama menunjukkan waktu, baris kedua untuk melakukan fungsi kalkulator yang memuat delapan digit. Untuk melakukan proses perhitungan, pengguna bisa menekan 40 tombol yang ada di sekeliling arloji.

Seiko Data-2000 (1983)
Arloji digital besutan Seiko ini menarik karena dilengkapi docking yang berisi memori penyimpanan data. Tidak main-main, docking ini dibuat menyerupai keyboard QWERTY dan numerik yang memudahkan pengguna dalam mengetik dan memasukkan data. Seperti komputer dalam bentuk mini, ya?

Casio AT-550 (1984)
Dari tampak luar, Casio AT-550 tidak banyak berbeda dengan arloji lainnya. Penunjuk waktunya pun masih analog. Tapi, arloji ini sudah memiliki fungsi kalkulator. Cara mengoperasikannya? Gesture control. Ya, permukaan arloji ini dapat mengenali sapuan jari sesuai angka 0 – 9 dan karakter penjumlahan. Mirip layar sentuh yang jamak dipakai di peranti digital saat ini.

Timex Data Link (1994)
Disebut sebagai arloji pertama yang bisa mengunduh data dari komputer, Timex Data Link diproduksi bersama Microsoft sebagai alternatif dari PDA (Personal Digital Assistant) yang mulai populer kala itu. Model yang tersedia dapat menyimpan hingga 150 nomor telepon. Arloji ini pun digunakan oleh astronot NASA dalam misi luar angkasanya.

Samsung SPH-WP10 (1999)

Percobaan pertama Samsung membuat smartwatch yang tidak berjalan mulus karena harganya yang mahal (US$700). Tapi, arloji ini menarik karena menggabungkan fungsi jam dan ponsel ke dalam satu perangkat. Layar LCD-nya pun sudah berwarna. Satu dekade kemudian, Samsung kembali merilis smartwatch S9110 yang juga tidak sukses secara komersial.

IBM Linux (2000)

Pada tahun 2000, IBM membuat prototipe arloji yang berjalan di atas platform Linux. Tujuannya untuk berkomunikasi dengan PC melalui koneksi Bluetooth. Dengan daya tahan baterai enam jam, arloji ini memuat memori 8MB. Guna mewujudkan arloji ini, IBM bermitra dengan Citizen dan dilabeli WatchPad. Tapi, proyek ini dihentikan pada 2002.

Fossil Wrist PDA (2003)

Tahun 2000-an adalah masanya PDA (Personal Digital Assistant). Tren tersebut diikuti Fossil dengan melahirkan Fossil Wrist PDA, arloji monokrom yang juga berfungsi sebagai PDA. Ada feature kalender, to-do list, danmemopad di dalamnya. Pada generasi selanjutnya, arloji ini telah dilengkapi sistem operasi PalmOS dan mampu menjalankan aplikasi-aplikasi sederhana.

Microsoft SPOT (2006)

Microsoft menjajal peruntungan di arena smartwatch dengan menciptakan arloji SPOT yang tidak hanya menampilkan waktu, tapi juga informasi seperti ramalan cuaca dan berita terbaru. Semua ini diperoleh dari sinyal radio FM yang diterima SPOT. Tapi, perangkat ini hanya bertahan selama dua tahun saja di pasaran.

LG GD910 (2009)

Arloji cerdas besutan LG dengan layar sentuh 1,43 inci ini memiliki fungsi voice recognition dan text-to-speech. Tidak hanya itu, LG GD910 dapat menjalankan fungsi telepon dengan jaringan 3G serta video call berkat kamera 0,3MP-nya.

Sony SmartWatch (2012)

Generasi pertama Sony SmartWatch yang dapat terhubung dengan ponsel Android merek apa pun. Walhasil, arloji ini bisa menampilkan feed dari Twitter, SMS, e-mail, dan juga musik. Generasi berikutnya hadir pada tahun 2013, Sony SmartWatch 2 dengan kemampuan lebih canggih, misalnya kamera, NFC, dan tahan air.

Pebble (2012)

Pebble menjadi buah bibir karena startup kecil ini berhasil mengumpulkan dana US$10,3 juta dari 68 ribu anggota situs Kickstarter. Produk besutannya yaitu arloji cerdas yang dapat tersambung dengan ponsel Android dan iPhone melalui Bluetooth. Yang membuatnya menarik adalah karena pengembang bisa membuat aplikasi sendiri untuk mengendalikan Pebble.

Review Teknologi 5G Akan Menyusul

5G atau Fifth Generation (generasi kelima) adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menyebut generasi kelima sebagai fase berikutnya dari standar telekomunikasi seluler meleibih standar 4G[1][2]. Teknologi generasi kelima ini direncanakan akan resmi diliris untuk sistem operasi seluler pada 2020, sehingga saat ini masih terlalu dini untuk mengetahui akan seperti apa teknologi 5G tersebut.[1]

Deskripsi

Dalam teknologi 5G, data akan dikirimkan melalui gelombang radio[1]. Gelombang radio akan terbagi menjadi frekuensi-frekuensi yang berbeda[1]. Setiap frekuensi disiapkan untuk tipe komunikasi yang berbeda, seperti aeronautical dan sinyal navigasi maritim, siaran televisi, dan mobile data[1]. Penggunaan frekuensi-frekuensi ini diregulasikan oleh International Telecommunication Union (ITU)[1]. ITU telah merestrukturasi bagian-bagian gelombang radio secara komprehensif untuk mentransmisikan data sambil mengembangkan teknologi komunikasi yang sudah ada termasuk 4G dan 3G[1].

Keunggulan

Teknologi 5G belum dapat dipastikan seperti apa keunggulan dan kekurangannya karena saat ini hal itu masih berupa konsep.[3] Tetapi dari konsep-konsep yang diciptakan tersebut, terdapat beberapa konsep yang menjadi tujuan utama dari teknologi 5G, yaitu[3]:
  • Kecepatan data yang lebih signifakan dari 4G.[3]
  • Memiliki transfer data dari satu telepon ke telepon lain dengan kecepatan satu mili detik.[3]
  • Dapat terkoneksi dengan alat seperti telepon, mobil, dan peralatan rumah tangga.[3]
Teknologi 5G diprediksi memiliki kecepatan sekitar 800Gbps, atau seratus kali lebih cepat dari kecepatan generasi sebelumnya[1]. Dengan kecapatan seperti itu, teknologi 5G bisa memungkinkan untuk mengunduh 33 film High Definition hanya dalam beberapa detik[1][4].

Rencana peluncuran

Berdasarkan pada kongres Mobile World Congress (MWC) yang dihadiri oleh Nokia, Huawei, dan Ericsson di Barcelona, teknologi 5G masih belum dapat dipastikan tanggal lirisnya karena masih dalam tahap pengembangan.[3] Namun, Nokia dan operator Jepang NTT DoComo berasumsi bahwa teknologi 5G akan diliris pada Tokyo Olympics tahun 2020.[5]
Di Korea Selatan, teknolgi 5G ini sedang dikembangkan dan diprediksi kecepatan maksimalnya dapat mencapai 100 kali lebih cepat dibanding teknologi 4G, atau lebih tepatnya 10Gbps (10 Giba bit per detik)[4]. Rencananya, jaringan 5G akan mulai diterapkan di Korea Selatan pada tahun 2017 dan baru dapat digunakan secara komersial pada tahun 2020[4].

Uji coba

Dalam sebuah demonstrasi 5G yang dilakukan perusahaan Ericsson menggunakan interface radio dan teknologi Multiple-Input Multiple-Output (MIMO), teknologi 5G menghasilkan hasil kecepatan hingga 5 Gbps pada jaringan frekuensi 15 GHz[2].

Referensi

Smart Home

RumahCom – Teknologi rumah pintar (smart home) makin digemari, lantaran memberi kemudahan dan keamanan bagi rumah dan penghuninya. Cukup menggenggam ponsel pintar, pengguna bisa mengontrol semua peranti elektronik yang ada di rumah.
Tak hanya bagi pengguna, pengembang properti pun menganggap teknologi smart home sebagai added value yang bisa ditawarkan untuk menggaet calon konsumen.
Desi Yuliana, Direktur Marketing PT Megapolitan Developments, Tbk. menuturkan, kehadiran perangkat smart home bukan sekadar tren, tapi sudah menjadi kebutuhan bagi masyarakat modern saat ini.
“Menerapkan konsep rumah pintar akan menjadi nilai plus bagi developer. Sebagai pioner yang mengedepankan konsep smart development, penerapan konsep ini tentu bakal membuat kami menjadi pengembang yang inovatif,” urainya dalam property talkshow bertajuk “Tren Bisnis Properti dan Booming Smart Cluster di 2015” akhir pekan lalu.
Senada dengan Desi, Aviv Mustaghfirin, Direktur Riscon Realty mengatakan, penggunaan perangkat smart home pasti akan memberikan benefit, bagi developer juga bagi konsumen.
“Dengan menggunakan perangkat ini, penghuni pastinya merasa nyaman meninggalkan rumah, kenyamanan rumah mereka dapat terkontrol setiap saat,” ujar Aviv. “Penerapan konsep smart home akan mampu mengubah gaya hidup masyarakat modern saat ini.”
Pada kesempatan yang sama, Eric L. Pangkey, Komisaris Utama Smart Home Inside—penyedia jasa smart home—mengatakan, perangkat smarthome mudah dipantau, diakses, dan dikendalikan dari jarak jauh setiap saat.
“Perangkat ini dilengkapi dengan jaringan komunikasi yang menghubungkan berbagai layanan dan peralatan elektronik, memungkinkan untuk mengendalikan semua elektronik yang ada di rumah,” urai Eric.
Menurutnya, aplikasi smart home mampu mengendalikan semua peranti elektronik termasuk lighting control, scene control, window control, appliances control, IP camera, intercom, alarm management, hingga smart gardening.
“Pastinya, perangkat smart home akan memberikan kemudahan hidup, kenyamanan dan keamanan yang ekstra, ramah lingkungan, hemat energi dan memberikan added value bagi properti tersebut. Hal ini juga sangat berpengaruh dalam berbagai aspek kehidupan,” tuturnya.
Anto Erawan
Penulis adalah editor Rumah.com. Untuk berkomunikasi dengan penulis, Anda dapat mengirim email ke:antoerawan@rumah.com atau melalui Twitter: @AntoSeorang
Foto: icon.asid.org

sejarah teknologi informasi dan komunikasi

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah teknologi informasi), mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus informasi yang dikenal dengan nama internet.
1. Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang buruannya. Pada masa ini, manusia mulai mengidentifikasi benda-benda yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, kemudian melukiskannya pada dinding gua tempat tinggalnya. Awal komunikasi mereka pada zaman ini hanya berkisar pada bentuk suara dengusan dan menggunakan isyarat tangan.
Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
Piktografi
Piktografi
a. 3000 SM
Untuk yang pertama kali, tulisan digunakan oleh bangsa Sumeria dengan menggunakan simbol-simbol yang dibentuk dari piktografi sebagai huruf. Simbol atau huruf-huruf ini juga mempunyai bentuk bunyi (penyebutan) yang berbeda sehingga mampu menjadi kata, kalimat, dan bahasa.
b. 2900 SM
Pada 2900 SM, bangsa Mesir Kuno menggunakan huruf hieroglif. Hieroglif merupakan bahasa simbol, dimana setiap ungkapan diwakili oleh simbol yang berbeda. Jika simbol-simbol tersebut digabungkan menjadi satu rangkaian, maka akan menghasilkan sebuah arti yang berbeda. Bentuk tulisan dan bahasa hieroglif ini lebih maju dibandingkan dengan tulisan bangsa Sumeria.
Hieroglif
Hieroglif
Serat Papyrus
Serat Papyrus
c. 500 SM
Pada 500 SM, manusia sudah mengenal cara membuat serat dari pohon papyrus yang tumbuh di sekitar sungai Nil. Serat papyrus dapat digunakan sebagai kertas. Kertas yang terbuat dari serat pohon papyrus menjadi media untuk menulis atau media untuk menyampaikan informasi yang lebih kuat dan fleksibel dibandingkan dengan lempengan tanah liat yang sebelumnya juga digunakan sebagai media informasi.
d. 105 M
Pada masa ini, bangsa Cina berhasil menemukan kertas. Kertas yang ditemukan oleh bangsa Cina pada masa ini adalah kertas yang kita kenal sekarang. Kertas ini dibuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci, kemudian diratakan dan dikeringkan. Penemuan ini juga memungkinkan sistem pencetakan yang dilakukan dengan menggunakan blok kayu yang ditoreh dan dilumuri oleh tinta atau yang kita kenal sekarang dengan sistem cap.
Kertas yang ditemukan Bangsa Cina
Kertas yang ditemukan Bangsa Cina
2. Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
a. Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
b. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical yang didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat digital.
c. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Telegraf dan Penemunya (Samuel Morse)
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam. Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
d. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.
Kartu Perforasi
Kartu Perforasi
e. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis.
f. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
g. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini, komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih. Mengenai sejarah perkembangan komputer ini akan dijelaskan pada bagian berikutnya.
h. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper tentang TCP/IP. Secara harfiah, internet (interconnected networking) diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas 56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway. Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna jaringan-jaringan komputer yang ada.
i. Tahun 1991 – Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya. Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc), dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia. Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi, khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan alat yang lebih canggih.

sumber : https://tikom2sobang.wordpress.com/topik/kelas-vii/sejarah-perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi/
 

Review Windows 10

Windows 10 merupakan versi mendatang dari sistem operasi Microsoft Windows. Diperkenalkan pada tanggal 30 September 2014,[1] dijadwalkan akan dirilis pada 29 Juli 2015.[2]
Pertama diperkenalkan pada bulan April 2014 pada Konferensi Build, Windows 10 bertujuan untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka pengguna pertama kali diperkenalkan oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh (seperti komputer meja dan laptop), termasuk kebangkitan menu Mulai yang terlihat di Windows 7, sistem desktop maya, dan kemampuan untuk menjalankan aplikasi Bursa Windows dalam jendela pada desktop daripada modus layar penuh.

Pengembangan

Pada bulan April 2014, pada Konferensi Build, Terry Myerson dari Microsoft meluncurkan versi terbaru dari Windows yang menambahkan kemampuan untuk menjalankan aplikasi Bursa Windows di dalam jendela desktop, dan menu Mulai yang lebih tradisional. Menu Mulai baru yang terbentuk setelah desain Windows 7 dengan menggunakan hanya sebagian dari layar dan termasuk daftar aplikasi bergaya Windows 7 di kolom pertama. Kolom kedua menampilkan Metro UI aplikasi bergaya Windows 8. Myerson menyatakan bahwa perubahan ini akan terjadi dalam pembaruan masa depan, tetapi tidak menjelaskan lebih lanjut.[3][4] Microsoft juga meluncurkan konsep "aplikasi Windows universal", memungkinkan aplikasi Windows Runtime dapat diporting ke Windows Phone 8.1 dan Xbox One sementara berbagi basis kode yang sama, dan memungkinkan data pengguna dan lisensi untuk sebuah aplikasi yang akan dibagi antara beberapa platform.[5][3]
Hal itu kemudian melaporkan bahwa Microsoft sedang mengerjakan pembaruan untuk Windows 8 dengan nama kode Threshold, dan itu berspekulasi Threshold yang akan dicap sebagai "Windows 9", "Windows X", atau "Windows One" (mengacu pada beberapa produk Microsoft baru-baru ini dengan merek yang sama, seperti Xbox One dan OneDrive) pada rilis publik.[6] Demikian pula untuk "Blue" (yang menghasilkan Windows 8.1),[7] Threshold juga menjadi kumpulan pemutakhiran yang dikoordinasikan di beberapa produk dan layanan Microsoft.[8][9]
Pada bulan Juli 2014, CEO baru Microsoft Satya Nadella menjelaskan bahwa perusahaan berencana untuk "merampingkan versi berikutnya dari Windows dari tiga sistem operasi ke dalam satu sistem operasi konvergensi tunggal untuk layar dari semua ukuran", menyatukan Windows, Windows Phone, dan Windows Embedded sekitar arsitektur yang umum dan ekosistem aplikasi terpadu. Namun, Nadella menyatakan bahwa perubahan-perubahan internal yang tidak akan memiliki efek pada bagaimana sistem operasi yang dipasarkan dan dijual.[10][11]
Tangkapan layar dari build Windows yang diakui menjadi Threshold yang bocor pada bulan Juli 2014, mengungkapkan menu Mulai disajikan sebelumnya dan aplikasi berjendela, bersama dengan sistem desktop maya baru, pusat pemberitahuan, dan, ikon sistem datar yang baru yang terinspirasi oleh bahasa desain Metro (menggantikan ikon sistem yang pertama kali diperkenalkan pada Windows Vista).[12][8] Pada bulan September 2014, Presiden Microsoft Indonesia Andreas Diantoro menyatakan bahwa Threshold akan tersedia secara gratis untuk semua pengguna Windows 8.[13]
Threshold secara resmi diperkenalkan selama acara media pada tanggal 30 September 2014 dengan nama Windows 10; Myerson disebut-sebut bahwa Windows 10 akan menjadi "platform yang paling komprehensif yang pernah ada" Microsoft, menyediakan tunggal, platform yang bersatu untuk komputer meja, laptop, tablet, telepon cerdas, dan perangkat all-in-one.[6][14][15] Dia menekankan bahwa Windows 10 akan mengambil langkah-langkah menuju pemulihan mekanik antarmuka pengguna dari Windows 7 dalam rangka untuk meningkatkan pengalaman bagi pengguna pada perangkat non-sentuh, mencatat kritik antarmuka sentuh berorientasi Windows 8 dengan papan tombol dan tetikus pengguna, dan sebaliknya.[16][1] Meskipun konsesi ini, Myerson mencatat bahwa antarmuka sentuh berorientasi akan "berkembang" juga pada Windows 10.[17] Dalam menggambarkan perubahan, Myerson menyamakan dua sistem operasi untuk mobil listrik, membandingkan Windows 7 untuk generasi pertama dari Toyota Prius hibrida, dan Windows 10 sampai semua-listrik Tesla—mengingat kedua untuk menjadi perpanjangan dari teknologi pertama kali diperkenalkan pada pendahulunya.[18]
Dalam hal penamaan sistem operasi, Myerson menolak untuk menguraikan mengapa Microsoft melewatkan langsung ke Windows 10 dari 8 bukannya penomoran angka 9, hanya menyatakan bahwa "berdasarkan produk yang datang, dan betapa berbedanya pendekatan kami akan keseluruhan, itu akan tidak benar". Ia juga bercanda bahwa mereka tidak bisa menyebutnya "Windows One" karena mereka sudah membuat Windows 1.[6] Namun, kritikus juga berteori—berbasis pada posting oleh pengguna Reddit mengklaim bekerja untuk Microsoft—bahwa keputusan untuk melewati 9 adalah untuk mencegah masalah dengan aplikasi yang lebih tua yang mungkin telah dikodekan untuk mendeteksi Windows 95 dan 98 dengan memeriksa string "Windows 9". Teori ini didukung oleh penemuan kode pada repositori publik menunjukkan perilaku ini.[19][20]

Pratayang Teknis

Pada tanggal 1 Oktober 2014, Microsoft memperkenalkan program Windows Insider baru di mana peserta menerima pemutakhiran build pra-rilis Windows 10 dalam cara "rilis cepat", yang memungkinkan perusahaan untuk mengumpulkan umpan balik tambahan selama proses pengembangan. Build pratayang teknis ini terutama ditujukan untuk pengujian oleh perusahaan dan pengguna antusias, dan mengumpulkan umpan balik dari para pengguna. Sebelumnya, proses dogfooding ini terjadi secara pribadi antara rilis beta publik.[21][22][23]

Leaked
Stable Release
Slow Ring
Fast Ring
Nomor versi Tanggal rilis Sorotan
6.4.9841 1 Oktober 2014
  • Start Menu
  • Virtual Desktop
  • Kemampuan menjalankan Aplikasi Modern pada mode Desktop
  • Pembaharuan fungsi Command Prompt, yakni kemampuan mem-paste kalimat
  • Peningkatan Fitur Aero Snap
6.4.9860 21 Oktober 2014
  • Notification Center: Sebuah jendela yang memunculkan riwayat notifikasi baru
  • Kemampuan untuk memilih Pembaruan Build dengan cara Lambat atau Cepat
  • Hampir memperbaiki 7,000 Kerusakan
6.4.9879 12 November 2014
  • Tombol "Task View" dan Tombol "Search" pada taskbar dapat disembunyikan
  • 3 Gerakan Jari baru
  • Sinkronisasi Selektif isi lokal dengan OneDrive
  • Fitur Baru IE
10.0.9888 Tidak diketahui
  • Versi Windows diganti dari 6.4 menjadi 10.0
  • Animasi baru ditambahkan untuk Memaksimalkan Jendela dan mengatur ukuran Jendela
  • Pengaturan Windows 8 PC dihapus, diganti dengan Pengaturan ZPC, dan namanya pun diganti "Pengaturan"
  • Pilihan baru ditambahkan di Pengaturan, ditambah Pencarian Bar
  • Adanya perubahan visual menu konteks Taskbar
  • Ditambahkannya percobaan Layar Login Alternatif
10.0.9901 Tidak diketahui
  • Aplikasi baru ditambahkan: Cortana, Contact Support, dan Get Started
  • Peningkatan Aplikasi: Xbox App, Windows Store, Pengaturan, Kamera, Foto, Kalkulator, Sound Recorder, Windows Feedback
  • Aplikasi Kalkulator tradisional telah dihapus
  • Pengaturan "Charm" dihapus, dan diintegrasikan ke Aplikasi Pengaturan
10.0.9916 Tidak diketahui
  • Web Browser Baru dengan codename Spartan
  • Tema Gelap
10.0.9926 slow
  • Animasi Active Windows di Taskbar
  • Urutan Abjad pada Start Menu (seperti pada Windows Phone)
  • Peningkatan Aplikasi kecuali Mail, People, Calendar
  • Tombol Full-Screen pada Windows Bar Aplikasi Modern
  • File Options Baru
  • Progressbar saat update build
  • Dua Aplikasi store, salah satunya beta
  • Tablet mode
  • Notification bar
  • Cortana sekaligus Search Bar
  • Start Menu Dirombak Ulang dengan codename "Continuum"
  • Grouping Live Tile pada Start Menu
  • Windows Bar Baru
10.0.10036 Tidak diketahui
  • Login Screen Baru
  • Sub Item Folder pada Start Menu
  • Fitur Aero pada Start Menu dan Taskbar
  • Icon Dirombak Ulang
  • Task View Baru
  • Network Flyout
  • UI System Tray dibuat dengan Hover
  • Peningkatan Settings
  • Disk Properties Baru
  • Pengaturan Windows Defender dipindahkan di Settings
  • Insider App Baru
10.0.10041 Fast
  • Proses Instalasi Baru
  • Icon di Taskbar lebih kecil
  • Tombol Full-Screen pada Start Menu
Rincian lebih lanjut seputar Windows 10, termasuk fitur berorientasi konsumen, akan diresmikan pada peristiwa masa depan seperti Build 2015 di musim semi.[1][17]

Rilis

Windows 10 diharapkan akan dirilis pada tahun 2015. Microsoft belum merilis rincian tentang bagaimana Windows 10 akan didistribusikan, atau apakah Windows 10 akan diperlakukan sebagai pembaruan gratis seperti Windows 8.1, atau peningkatan yang dibayar. Merilis Windows 10 sebagai pembaruan gratis akan menempatkan Microsoft lebih dekat sesuai dengan praktik pembaruan dari sistem operasi telepon genggam, bersama dengan OS X, yang, dimulai pada versi 10.9, juga mulai mendistribusikan pembaruan sistem operasi masa depan secara gratis. Sejak Windows 8 dirilis, Microsoft mulai kembali menyelaraskan model bisnis konsumen untuk Windows sekitar membangun basis pengguna untuk layanan daring dan bursa aplikasi, bukan penjualan sistem operasi lisensi: awal tahun, Microsoft mulai menawarkan lisensi OEM gratis untuk Windows 8 pada perangkat dengan layar di bawah 9 inci di ukuran.[24][25] Sebelum pembukaan, Presiden Microsoft Indonesia Andreas Diantoro mengklaim bahwa sistem operasi akan pembaruan gratis untuk pengguna Windows 8 yang ada.[13]

Fitur

Antarmuka pengguna dan desktop

Layar "Task View" memungkinkan penggunaan beberapa ruang kerja.
Antarmuka pengguna Windows 10 dirancang terutama untuk mengoptimalkan pengalaman berdasarkan jenis perangkat dan tersedia input, memberikan "pengalaman yang tepat pada perangkat yang tepat pada waktu yang tepat." Untuk perangkat non-sentuh, variasi menu Mulai sebelumnya digunakan sebagai bagian dari tampilan desktop, menampilkan kedua daftar tradisional aplikasi dan kotak pencarian pada sisi kiri, bersama dengan ubin hidup Windows 8 di sebelah kanan. Juga, beberapa ikon seperti ikon file explorer telah diberikan ikon datar baru, untuk mencocokkan dengan Metro UI. Microsoft mungkin akan mengubah semua ikon yang cocok satu sama lain. Sebuah sistem virtual desktop baru yang dikenal sebagai "Task View" juga ditambahkan; mirip dengan fungsi Exposé OS X, klik tombol Task View pada bilah tugas atau menyapukan dari kiri layar menampilkan semua jendela yang sedang terbuka pada desktop, yang memungkinkan pengguna untuk beralih di antara mereka, snap mereka ke sisi layar, atau beralih di antara beberapa ruang kerja. Aplikasi Bursa Windows, yang sebelumnya hanya dapat digunakan dalam lingkungan layar penuh, sekarang dapat digunakan dalam jendela pada desktop.[1][26]
Layar Mulai masih digunakan dalam lingkungan sentuh, tapi sekarang berisi kolom di sisi kiri layar untuk menampilkan cara pintas dan tombol "Semua aplikasi", mirip dengan menu Mulai.[1][26] Fitur lain yang direncanakan untuk membangun masa depan Windows 10 adalah Kontinum, yang menangani transisi antara berbasis-sentuhan dan non-sentuh antarmuka pada perangkat seperti konversi laptop dan tablet dengan keyboard Dock: bila keyboard terhubung, pengguna diminta jika mereka ingin beralih antara antarmuka pengguna sentuhan-dioptimalkan dan dioptimalkan untuk mouse dan keyboard.[16]

Komponen sistem

Windows 10 akan memakai versi terbaru dari DirectX, yaitu DirectX 12;[27] diperkenalkan pada awal tahun di acara GDC, bertujuan untuk menyediakan "konsol-tingkat efisiensi" dengan "mendekati logam" akses ke sumber daya perangkat keras, dan mengurangi CPU dan pemacu grafis overhead. [28][29] Jendela konsol seperti Command Prompt sekarang menyediakan satu set baru "pilihan eksperimental" yang memodernisasi fungsionalitasnya; di antaranya termasuk pemotongan teks di output konsol, kemampuan untuk secara native memilih string teks menggunakan tetikus seperti pada program lain (tidak seperti alat "Tandai" yang sebelumnya diperlukan untuk melakukannya, yang tidak benar memperhitungkan jeda baris dan spasi di output), dan kemampuan untuk menggunakan tombol Control pintasan papan tombol tradisional di konsol, seperti menempelkan teks menggunakan Ctrl+V.[17][1][30]
Windows 10 akan dilayani dengan cara yang berbeda untuk rilis sebelumnya dari Windows.[31] Sementara Microsoft mulai mendistribusikan sejumlah besar pembaruan untuk Windows 8 yang ditambahkan fitur (seperti perbaikan antarmuka) melampaui patch keamanan dan perbaikan bug, Windows 10 akan mengadopsi pendekatan rilis-cepat berjenjang. Secara default, Windows 10 akan menerima pembaruan kritis dan patch keamanan seperti mereka dilepaskan, tapi sistem administrator dan pengguna akan memiliki kemampuan untuk menunda penggunaan non-kritis pembaruan otomatis atau menonaktifkan mereka sepenuhnya. Sistem akan memungkinkan komputer utama untuk sering menerima perbaikan sistem operasi, sementara lingkungan perusahaan akan mampu keluar dari mereka untuk memastikan lingkungan yang stabil dan dikendalikan.[32][33] Stella Chernyak mencatat dalam hal ini perubahan itu "kami memiliki bisnis [yang] mungkin memiliki misi-kritis lingkungan dimana kami menghormati fakta mereka ingin menguji dan menstabilkan lingkungan untuk waktu yang lama."[25]

Versi Terdahulu

Build Pratayang Teknis publik pertama diberi nomor 6.4.9841 dan dirilis pada tanggal 1 Oktober 2014 [34][35] seperti pusat pemberitahuan dan kemampuan untuk memilih kecepatan pengembangan pratayang baru.

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Windows_10